Minggu, 24 November 2013

NAMA PAHLAWAN DARI PROVINSI LAMPUNG

Nama nama pahlawan berikut ini saya rangkum berdasarkan dari daerah kelahiran dengan maksud tujuan untuk memberikan motivasi untuk generasi muda saat ini agar dapat mencontoh pahlawan-pahlawan dari daerahnya yang mempunyai semangat didalam memperjuangkan daerahnya sampai tingkat nasional bahkan dalam percaturan tingkat internasional. dan juga dipaparkan sekelumit biografi hidup sampai wafatnya. Dan Surat Keputusan dari Negara untuk gelar pahlawan Nasional :



 


Raden Inten II 
Bergelar : Kesuma Ratu
Lahir di : Negara Ratu (Lampung),1834
 Wafat di : Negara Ratu Lampung,5 Oktober  1856
 Pada saat wafat usia beliau masih  22 tahun dan
Dimakamkan di : Desa Gedung Harta,Kel.Cempaka, Penengahan,Lampung Selatan


Beliau Raja di Negara Ratu (sekarang Provinsi Lampung), beliau selalu memperjuangkan kemakmuran rakyat Lampung dan memimpin perlawan Penjajahan Belanda dan masih ada garis keturunan Fatahillah (Sunan Gunung Jati)

SK Pres: 082/TK/1986 bertanggal 23-10-1986

NAMA PAHLAWAN DARI PROVINSI BENGKULU

Nama nama pahlawan berikut ini saya rangkum berdasarkan dari daerah kelahiran dengan maksud tujuan untuk memberikan motivasi untuk generasi muda saat ini agar dapat mencontoh pahlawan-pahlawan dari daerahnya yang mempunyai semangat didalam memperjuangkan daerahnya sampai tingkat nasional bahkan dalam percaturan tingkat internasional. dan juga dipaparkan sekelumit biografi hidup sampai wafatnya. Dan Surat Keputusan dari Negara untuk gelar pahlawan Nasional :


 
Lahir di : 
Bengkulu,05 Februari 1923
Wafat   : Kuala Lumpur,Malaysia, 
14 Mei 1980
Usia     : 57 Tahun
Ibu Negara I


Hj. Fatmawati Soekarno
 yang bernama asli Fatimah

Ayah bernama Hassan Din dan ibunya bernama Siti Chadijah,keduanya  merupakan keturunan Puti Indrapura, salah seorang keluarga raja dari Kesultanan Indrapura, Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Ayahnya merupakan salah seorang tokoh Muhammadiyah di Bengkulu.
Beliau adalah istri dari Presiden Indonesia pertama Soekarno (menikah 01-06-1943). Ia menjadi Ibu Negara Indonesia pertama dari tahun 1945 hingga tahun 1967 dan merupakan istri ke-3 dari Presiden Pertama Indonesia, Soekarno. Ia juga dikenal akan jasanya dalam menjahit Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih yang turut dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945.

SK Pres: 118 / TK / 2000 bertanggal 4 – 11 – 2000